Senin, 09 Maret 2015

Tugas TOU 2 Minggu 2
Perusahaan Multinasional dari Jerman (Mercedes Benz)
Jenis Industri      = Otomotif
Pendahulu          = Benz & Cie, Daimler Motoren Gasellschaft
Didirikan pada   = Mannhelm, 1886
Pendiri               = Karl Benz, Gottlieb Daimler
Kantor pusat,     = Stuttgart, Jerman
Produk              = Otomobil, Truk, Mesin, Bus
Situs Web          = www.mercedes-benz.com
Mercedes-Benz 300Sc Cabriolet tahun 1957
Mercedes-Benz (pengucapan bahasa Jerman: [mɛʁˈtseːdəs ˈbɛnts]) adalah sebuah perusahaan otomotif asal Jerman yang memproduksi berbagai macam kendaraan seperti mobil, truk, dan bus. Mercedes-Benz adalah salah satu perusahaan mobil paling dikenal di dunia dan juga perusahaan mobil tertua di dunia yang bertahan sampai sekarang. Mobil mereka terkenal berteknologi dan memiliki tingkat keamanan tinggi.
Mercedes-Benz adalah divisi dari Daimler AG. Asal mula Mercedes-Benz berasal dari penemuan Karl Benz atas mobil berbahan bakar bensin pertama di dunia yang dipatenkan bulan Januari 1886, Benz Patent Motorwagen. serta jasa dari Gottlieb Daimler serta teknisi Wilhelm Maybach. Mobil-mobil Mercedes pertama kali dijual pada tahun 1901 oleh Daimler Motoren Gesellschaft. Mobil pertama yang memakai merek Mercedes-Benz diproduksi tahun 1926 setelah adanya merger antara perusahaan Benz dengan Daimler menjadi perusahaan Daimler-Benz.
Mercedes-Benz di Indonesia terdiri dari tiga perusahaan, yaitu PT Mercedes-Benz Indonesia, PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia dan PT Star Engines Indonesia. Kantor Jakarta berlokasi di gedung Bank Deutsche bergengsi di Jakarta, sedangkan 42-hektar tanaman kita adalah di Wanaherang, Gunung Putri, Bogor, dan Purna Jual kantor kami terletak di Ciputat.
PT Mercedes-Benz Indonesia adalah perusahaan investasi 100% asing, yang dimiliki oleh Daimler AG, Stuttgart (89,21%) dan Daimler Proyek Konsultasikan, Jerman (10,79%). Ini adalah Agen Assembler, Tunggal dan Produsen Mercedes-Benz di Indonesia.
PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia adalah sebuah perusahaan patungan, yang dimiliki oleh Daimler AG, Stuttgart (43%), PT Mercedes-Benz Indonesia (52%) dan Bahasa Indonesia mitra Mr Iwan Valiant Joesoef, Jakarta (5%). Ini adalah distributor utama bagi PT Mercedes-Benz Indonesia, bertanggung jawab untuk pemasaran Mercedes-Benz produk di Indonesia.

Sejarah
Asal perusahaan ini di awal 1880-an, ketika Gottlieb Daimler dan Carl Benz menemukan mobil secara terpisah di selatan Jerman. Daimler dan Wilhelm Maybach, yang bersama menemukan Mesin empat-tak, bekerja sama di Cannstatt (kota di distrik Stuttgart); Benz memiliki tokonya di Mannheim dekat Heidelberg. Tidak ada catatan kedua penemu pernah bertemu.
Pada awal 1900-an, mobil Daimler dibuat di Untertürkheim (juga sebuah kota di distrik Stuttgart) dijual dengan sukses oleh agen Austria yang bernama Emil Jellinek, yang memasok mobil tersebut dengan nama putrinya, Mercédès.
Saat ini mercedes-benz sedang merambah marketing mereka melalui media online.

Jajaran Produk
Daftar produk-produk mobil penumpang Mercedes-Benz yang diproduksi tahun 2011:
  • A-Class—Hatchback
  • B-Class—MPV
  • C-Class—Sedan, Estate & Koupé
  • CL-Class—Koupé
  • CLS-Class—Koupé 4 pintu
  • E-Class—Sedan, Estate, Koupé & Cabriolet/Konvertibel
  • G-Classcross-country vehicle
  • GL-Class—Kendaraan Off Road
  • M-Class—Sports Utility Veihicle (SUV)
  • R-Class—Luxury Tourer Vehicle (LTV)
  • S-Class—Sedan
  • SL-Class—Roadster
  • SLK-Class—Roadster
  • SLS AMG—Koupé
  • Viano—Multi Porpose Vehicle (MPV)
Mercedes-Benz SLR McLaren
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Mercedes-Benz SLR McLaren
SLR McLaren wana silver pada acara European Motor Show di Brussels tahun 2006
Antara tahun 2003 dan 2009, Mercedes-Benz memproduksi mobil sport dalam jumlah terbatas bersama dengan McLaren Automotive. Proyek ini merupakan bentuk kolaborasi tambahan setelah mereka bekerja sama di Formula Satu yang sebagian saham timnya dimiliki Mercedes.
Mercedes-Benz SLR McLaren memiliki bodi carbon fibre dengan mesin V8 5.4L dengan supercharger. Mesin ini menggunakan silinder blok yang sama dengan SL55 AMG dan CLS55 AMG, meskipun dimodifikasi sehingga mampu mengeluarkan tenaga maksimal 460 kW (625 PS; 617 bhp) dengan torsi 780 N·m (575 ft·lbf). SLR McLaren mempunyai kecepatan maksimum sekitar 337 km/jam.

Penamaan mobil
Sampai tahun 1994, Mercedes-Benz menggunakan sistem alfanumerik untuk mengelompokkan mobil-mobil mereka, terdiri dari angka yang menunjukkan kapasitas mesin mobil jika dikali 100 dan diikuti huruf-huruf yang menandakan tipe bodi dan tipe mesin.
  • “C” menandakan bahwa model bodinya coupe/cabriolet.
  • “D” berarti menggunakan mesin diesel.
  • “E” (untuk “Einspritzen”) berarti memakai mesin bensin dengan injeksi. Di beberapa kejadian, jika tidak ada tulisan “D” atau “E” maka memakai mesin bensin karburator.
  • “G” melambangkan kendaraan off-road Gelandewagen.
  • “K” digunakan tahun 1930-an, menandakan mesin dengan supercharger (“Kompressor”).Untuk SSK, K nya adalah “Kurz” (short-wheelbase/sumbu roda pendek).
  • “L” melambangkan “Leicht” (lightweight) untuk model sedan sport, dan “Lang” (long-wheelbase/sumbu roda panjang) untuk model sedan.
  • “R” singkatan dari “Rennen” (racing/balap), digunakan untuk mobil balap. (contohnya 300SLR).
  • “S” berarti “Sport” untuk model performa tinggi atau “Special” untuk model teratas/unggulan.
  • “T” singkatan dari “Touring” dan menandai jenis mobil estate/station wagon.
Untuk beberapa model, nomor-nomor pada penamaan mobil itu tidak sesuai dengan kapasitas mesin mobilnya. Nomor-nomor ini diberikan hanya untuk menentukan posisi mobil tersebut di jajaran mobil Mercedes-Benz.
Setelah tahun 1994, Mercedes-Benz memperbaharui sistem penamaan mobil mereka. Sekarang, model-model mobil dikelompokkan dalam kelas-kelas yang penamaannya sampai 3 huruf (lihat di atas), kemudian diikuti dengan 3 digit angka (atau 2 digit untuk model AMG). Untuk varian dengan modl sama (seperti varian estate atau varian mesin diesel) tidak lagi diberikan huruf yang berbeda. Di beberapa kasus, penamaan ini tidaklah selalu pasti. Contohnya, SLR dan SLS-AMG tidak mengikuti nama ini.
Sama seperti sebelumnya, 3 nomor pada model-model Mercedes-Benz tidak mempunyai hubungan dengan kapasitas mesin mobil tersebut. Nomor tersebut terkadang malah berkaitan dengan keluaran tenaga mesin. Contohnya, E250 CGI mempunyai tenaga mesin lebih besar daripada E200 CGI karena adanya perbedaan tuning mesin, meskipun keduanya memakai mesin 1.8L.
Beberapa model juga ditambahi beberapa fitur khusus yang disimbolkan dengan:
  • “4Matic” berarti mobil itu menggunakan penggerak 4 roda.
  • “Bluetec” menandakan mesin diesel dengan pipa gas buang selective catalytic reduction.
  • “BlueEfficiency” menandakan adanya fitur efisiensi bahan bakar (injeksi, start-stop system, modifikasi aerodinamika, dll.)
  • “CGI” (Charged Gasoline Injection) menandakan Injeksi bensin langsung.
  • “CDI” (Common-rail Direct Injection) menandakan mesin diesel dengan teknologi common-rail.
  • “Hybrid” menandakan mobil hybrid.
  • “NGT” menandakan menggunakan bahan bakar gas.
  • “Kompressor” menandakan mesin dengan supercharger.
  • “Turbo” menandakan mesin dengan turbocharger, hanya digunakan di model Kelas A, B,Е dan GLK.
Produksi
Disamping negara aslinya Jerman, mobil-mobil Mercedes-Benz juga diproduksi/dirakit di negara-negara berikut:
  • Argentina (bus, truk dan van Sprinter. Pabrik pertama Mercedes-Benz diluar Jerman.)
  • Austria (G-Class)
  • Bosnia dan Herzegovina
  • Brasil.Memproduksi truk, bus dan C-Class. Didirikan 1956.
  • Kanada
  • Mesir melalui Egyptian German Automotive Company
  • Hungaria (konstruksi dari pabrik baru ini diumumkan tanggal 18 Juni 2008 untuk generasi berikutnya dari A- dan B-Class)
  • India
  • Indonesia
  • Iran (Diberhentikan sejak 2010)
  • Malaysia








Sumber
  • Meksiko—Mercedes Benz de Mexico adalah cabang Mercedes terbesar diluar negeri dilihat dari pendapatan kotor, total penjualan, jumlah mobil yang diproduksi, dan jumlah karyawan, serta melayani untuk hampir seluruh kawasan Amerika Latin dan Amerika Utara.
  • Nigeria(bus, truk, utility motor dan van Sprinter)
  • Filipina
  • Rusia (E-Class)
  • Spanyol (Vitoria)
  • Afrika Selatan
  • Korea Selatan (Mercedes-Benz Musso dan MB100 diproduksi oleh SsangYong Motor Company)
  • Thailand (merakit mobil C, E dan S class oleh Thonburi Group)
  • Turki
  • Britania Raya—SLR dibuat di McLaren Technology Centre di Woking. Brackley, Northamptonshire adalah markas utama Mercedes Grand Prix dan Brixworth, Northamptonshire adalah lokasi dari Mercedes-Benz HighPerformanceEngines
  • Amerika Serikat: Mercedes-Benz M-Class Sport Utility, R-Class Sport Tourer, dan SUV mewah GL-Class dibuat di pabrik dekat Tuscaloosa, Alabama.
  • Vietnam: mobil penumpang dan komersial. Didirikan tahun 1995.

 

Selasa, 03 Maret 2015

Tugas TOU 2 Minggu 1
Komunikasi
Komunikasi adalah "suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu Cara seperti ini disebut komunikasi dengan bahasa verbal.

Sejarah Komunikasi

Pada awalnya, komunikasi digunakan untuk mengungkapkan kebutuhan organis. Sinyal-sinyal kimiawi pada organisme awal digunakan untuk reproduksi. Seiring dengan evolusi kehidupan, maka sinyal-sinyal kimiawi primitif yang digunakan dalam berkomunikasi juga ikut berevolusi dan membuka peluang terjadinya perilaku yang lebih rumit seperti tarian kawin pada ikan.
Manusia berkomunikasi untuk membagi pengetahuan dan pengalaman Bentuk umum komunikasi manusia termasuk bahasa sinyal, bicara, tulisan, gerakan, dan penyiaran. Komunikasi dapat berupa interaktif, komunikasi transaktif|transaktif, komunikasi bertujuan|bertujuan, atau komunikasi tak bertujuan|tak bertujuan.
Melalui komunikasi, sikap dan perasaan seseorang atau sekelompok orang dapat dipahami oleh pihak lain. Akan tetapi, komunikasi hanya akan efektif apabila pesan yang disampaikan dapat ditafsirkan sama oleh penerima pesan tersebut.
Walaupun komunikasi sudah dipelajari sejak lama dan termasuk “barang antik”, topik ini menjadi penting khususnya pada abad 20 karena pertumbuhan komunikasi digambarkan sebagai “penemuan yang revolusioner”, hal ini dikarenakan peningkatan teknologi komunikasi yang pesat seperti radio. Televisi, telepon, satelit dan jaringan komuter seiring dengan industrialisasi bidang usaha yang besar dan politik yang mendunia. Komunikasi dalam tingkat akademi mungkin telah memiliki departemen sendiri dimana komunikasi dibagi-bagi menjadi komunikasi masa, komunikasi bagi pembawa acara, humas dan lainnya, namun subyeknya akan tetap. Pekerjaan dalam komunikasi mencerminkan keberagaman komunikasi itu sendiri.

Proses komunikasi

Secara ringkas, proses berlangsungnya komunikasi bisa digambarkan seperti berikut.
  1. Komunikator (sender) yang mempunyai maksud berkomunikasi dengan orang lain mengirimkan suatu pesan kepada orang yang dimaksud. Pesan yang disampaikan itu bisa berupa informasi dalam bentuk bahasa ataupun lewat simbol-simbol yang bisa dimengerti kedua pihak.
  2. Pesan (message) itu disampaikan atau dibawa melalui suatu media atau saluran baik secara langsung maupun tidak langsung. Contohnya berbicara langsung melalui telepon, surat, e-mail, atau media lainnya.
media (channel) alat yang menjadi penyampai pesan dari komunikator ke komunikan.
  1. Komunikan (receiver) menerima pesan yang disampaikan dan menerjemahkan isi pesan yang diterimanya ke dalam bahasa yang dimengerti oleh komunikan itu sendiri.
  2. Komunikan (receiver) memberikan umpan balik (feedback) atau tanggapan atas pesan yang dikirimkan kepadanya, apakah dia mengerti atau memahami pesan yang dimaksud oleh si pengirim

Model-model komunikasi

Dari berbagai model komunikasi yang sudah ada, di sini akan dibahas tiga model paling utama, serta akan dibicarakan pendekatan yang mendasarinya dan bagaimana komunikasi dikonseptualisasikan dalam perkembangannya.

Model Komunikasi Linear

Model komunikasi ini dikemukakan oleh Claude Shannon dan Warren Weaver pada tahun 1949 dalam buku The Mathematical of Communication. Mereka mendeskripsikan komunikasi sebagai proses linear karena tertarik pada teknologi radio dan telepon dan ingin mengembangkan suatu model yang dapat menjelaskan bagaimana informasi melewati berbagai saluran (channel). Hasilnya adalah konseptualisasi dari komunikasi linear (linear communication model). Pendekatan ini terdiri atas beberapa elemen kunci: sumber (source), pesan (message) dan penerima (receiver). Model linear berasumsi bahwa seseorang hanyalah pengirim atau penerima. Tentu saja hal ini merupakan pandangan yang sangat sempit terhadap partisipan-partisipan dalam proses komunikasi. Suatu konsep penting dalam model ini adalah gangguan (noise), yakni setiap rangsangan tambahan dan tidak dikehendaki yang dapat mengganggu kecermatan pesan yang disampaikan. Gangguan ini selalu ada dalam saluran bersama sebuah pesan yang diterima oleh penerima. 

 

Model Interaksional

Model interaksional dikembangkan oleh Wilbur Schramm pada tahun 1954 yang menekankan pada proses komunikasi dua arah di antara para komunikator. Dengan kata lain, komunikasi berlangsung dua arah: dari pengirim dan kepada penerima dan dari penerima kepada pengirim. Proses melingkar ini menunjukkan bahwa komunikasi selalu berlangsung.  Para peserta komunikasi menurut model interaksional adalah orang-orang yang mengembangkan potensi manusiawinya melalui interaksi sosial, tepatnya melalui pengambilan peran orang lain Patut dicatat bahwa model ini menempatkan sumber dan penerima mempunyai kedudukan yang sederajat. Satu elemen yang penting bagi model interkasional adalah umpan balik (feedback), atau tanggapan terhadap suatu pesan.

Model transaksional

Model komunikasi transaksional dikembangkan oleh Barnlund pada tahun 1970. Model ini menggarisbawahi pengiriman dan penerimaan pesan yang berlangsung secara terus-menerus dalam sebuah episode komunikasi.Komunikasi bersifat transaksional adalah proses kooperatif: pengirim dan penerima sama-sama bertanggungjawab terhadap dampak dan efektivitas komunikasi yang terjadi.Model transaksional berasumsi bahwa saat kita terus-menerus mengirimkan dan menerima pesan, kita berurusan baik dengan elemen verbal dan nonverbal. Dengan kata lain, peserta komunikasi (komunikator) melalukan proses negosiasi makna.

 

 

Sumber

http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi 

 


 



 

 

Minggu, 28 Desember 2014

Organisasi Niaga : Trust


Speed Of Trust




Salah satu kunci keberhasilan dalam setiap organisasi dalam menjalankan bisnisnya adalah trust, kesulitan dalam berkordinasi hanya bisa diatasi apabila adanya rasa percaya yang menjembatani komunikasi antar unit. Kendala komunikasi dan koordinasi antar unit yang menimbulkan tingkat kepercayaan berkurang sehingga hasil kerja yang dicapai tidak maksimal dan menimbulkan masalah biaya.
Menjadi sebuah tantangan sekaligus sebuah kesempatan bagi seluruh karyawan BNI untuk bisa mengembangkan kepercayaan terhadap baik internal maupun eksternal hal ini didasarkan oleh fundamental bisnis BNI adalah kepercayaan. Sehingga sangat diperlukan sekali untuk membangun rasa percaya itu dari dalam diri karyawan BNI untuk menjalin sebuah komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi kemajuan perusahaan. Sebuah apresiasi tersendiri yang diberikan oleh manajemen BNI dengan mengajak kehadiran pengurus SP BNI dalam acara ini. Hal ini akan memberikan kesempatan kepada pengurus Serikat Pekerja (SP) BNI untuk mengembangkan potensinya dengan mengikuti BNI Inspiring lecturer Series 2011.
Acara ini diadakan pada tanggal 6 Desember 2011, di Shangri-la Hotel Ballroom,Jakarta. BNI bekerjasama dengan Dunamis Organization Services dan FranklinCovey, menghadirkan pembicara Stephen M.R. Covey, pendiri dan CEO CoveyLink WorldWide dan pembicara ternama di dunia  untuk tema-tema kepemimpinan, kepercayaan (trust), etika dan high performance merupakan putra dari Stephen R. Covey penulis The 7 habits of Highly Effective People. Stephen M.R.Covey memberikan pemahaman dan berbagi bagaimana menerapkan konsep smart trust dalam lingkungan kerja dan menjadikan pribadi pemimpin yang kuat dengan membangun kepercayaan terhadap lingkungan sekitarnya.
Pembahasan
Kemampuan yang harus dimiliki seorang pemimpin untuk berhasil menurut stephen M.R Covey adalah bagaimana mencapai, mengembangkan dan memulihkan rasa percaya sehingga memberikan keuntungan kepada organisasi. Melalui bukunya The Speed of Trust, diberikan sebuah gambaran mengenai dasar dari kepercayaan yang dimiliki seorang pemimpin adalah kredibilitas, yang didasari oleh 2 (dua) komponen utama yaitu character dan competency.
Stephen MR Covey memperjelas gambaran bahwa untuk kepercayaan dapat dipelajari oleh orang dengan mengembangkan kredibilitasnya melalui penguatan karakter dan kompetensi. Melalui pemaparannya mengajarkan tentang bagimana menerapkan smart trust di lingkungan dimana ada ketidakjujuran dan kepercayaan yang rendah untuk memaksimalkan kesempatan sehingga dapat menumbuhkan hubungan baik dan meningkatkan kepercayaan secara luas.
Menurut stephen, Trust mempengaruhi 2 hal yaitu speed (waktu) dan cost (biaya)
High Trust  = high speed  dan low cost.
Sebagai contoh Ketika warren buffet melakukan akuisisi terhadap Mclane Distribution dari supermarket terbesar di amerika yaitu Wallmart, tanpa harus melalui “due diligence” terlebih dahulu, dan mempercayai bahwa dengan melakukan pembelian ini maka akan mendapatkan keuntungan yang maksimal, dan ternyata pembelian ini memberikan keuntungan yang besar. Apabila melakukan proses yang normal akan memakan waktu untuk auditor , akuntan untuk melakukan verifikasi dan memvalidasi semua data yang ada sehingga menghabiskan waktu lama.
Low Trust  = low speed dan high cost
Sebagai contoh ketika terjadi peristiwa 9/11, maka kepercayaan masyarakat Amerika terhadap penerbangan domestik menjadi turun , karena mereka takut untuk naik pesawat, hal ini juga dirasakan oleh stephen dimana untuk bepergian dengan pesawat harus melalui waktu yang lebih panjang untuk pemeriksaan bandara dan membayar pajak keamanan untuk penerbangan. Hal ini seperti sering kita temukan dalam keseharian dalam bekerja, bagaimana kerjasama antar unit dan hubungan dengan rekan kerja sering menjadi sulit apabila kordinasinya kurang disebabkan oleh tingkat kepercayaan yang rendah.
Menurut Stephen, trust seperti air yang diteteskan, yang akan menimbulkan gelombang, yang mengalir dari dalam ke keluar. Yang kemudian disebut ‘The 5 waves of trust’ yaitu :
1.    Self trust, percaya kepada kemampuan diri sendiri yang didasari oleh kredibilitas diri sendiri.
          Terdapat 4 cores of credibility, yaitu :
  • Integrity, menyangkut kepada bagaimana orang itu bersikap, memegang teguh perkataannya, menyatakan yang benar adalah benar, memegang teguh prinsip.
  • Intent, apa yang menjadi tujuan kita, memberikan dorongan kepada kita untuk berperilaku dengan mengedepankan kebersamaan.
  • Capabilities, kapasitas kita yang dimiliki menyangkut kepada bakat, sikap, kemampuan dan ketrampilan.
  • Results, selalu mencari hasil yang terbaik dalam melaksanakan pekerjaan, dengan menyakinkan kepada orang lain bahwa kita memiliki kemampuan untuk bekerja dengan baik.
2.    Relationship trust, yang didasari oleh perilaku kita terhadap orang lain, dimana perilaku ini terdiri dari 13 perilaku kunci.
           Selain itu terdapat 13 perilaku untuk mendapatkan kepercayaan, yaitu :
  • Talk straight, selalu berbicara jujur, terbuka.
  • Demonstrate respect, tunjukkan rasa hormat dan kepedulian terhadap rekan kerja.
  • Create transparency, tunjukkan keinginan dan minat kita, jangan takut untuk mengaku salah.
  • Right wrongs, segera meminta maaf dan mengkoreksi kesalahan kita.
  • Show loyalty, beri penghargaan terhadap yang lain, nyatakan keberhasilan yang turut memberikan kontribusi bagi kemajuan perusahaan.
  • Deliver results, segera kerjakan pekerjaan sebaik-baiknya, lakukan semua dengan benar dan tepat waktu.
  • Get better, selalu melakukan perbaikan, selalu mempelajari hal baru untuk meningkatkan kapabilitas.
  • Confront reality, hadapi setiap masalah untuk mencari solusi yang terbaik.
  • Clarify expectations, selalu kemukakan harapan kita untuk mendapatkan cara yang terbaik untuk dapat mencapainya.
  • Practice accountability, hindari menunjuk kesalahan orang lain, kita harus bertanggung jawab terhadap apapun hasil yang kita capai.
  • Listen first, selalu mendengarkan sebelum bicara, mencoba mengerti, mendiagnosa melalui pendengaran, penglihatan dan hati.
  • Keep commitments, kemukakan apa yang hendak dilakukan dan lakukan apa yang kita bicarakan dengan sebaik-baiknya.
  • Extend trust, kemukakan kepada orang lain kepercayaan sehingga kita bisa bekerja dengan baik untuk mendapatkan hasil yang baik.
3.    Organizational trust, yang berhubungan dengan bagaimana pemimpin dapat menghasilkan trust pada semua jenis organisasi, baik bisnis maupun non profit dan lainnya. Dalam gelombang ini kita akan berhubungan dengan internal stakeholder seperti karyawan, manajemen dan pemegang saham. Hal yang akan sangat mempengaruhi dalam tingkatan ini adalah bagaimana gaya kepemimpinan dalam menjalankan kordinasi dan memimpin bawahannya untuk mencapai sebuah tujuan.
4.    Market trust, prinsip yang mendasari dari gelombang ini adalah reputasi, hal ini menyangkut kepada merk perusahaan dimana mempengaruhi loyalitas dan perilaku dari kostumer. Dalam gelombang ini kita akan berhubungan dengan eksternal stakholder seperti kustomer, pemerintah. Gelombang ini banyak dipengaruhi oleh bagaimana persepsi dari orang lain terhadap perusahaan kita. Bagaimana menjalin trust dengan pihak luar sehingga mereka memiliki tingkat kepoercayaan yang tinggi dan mau tetap menjalin hubungan yang baik dengan perusahaan.
5.    Societal trust, menciptakan nilai bagi masyarakat luas, seperti yang dilakukan BNI dalam program go green dan BNI berbagi.
Dua gelombang pertama merupakan pengembangan pribadi karyawan sebagai sebuah dasar dalam mengembangkan kredibilitas untuk mendapatkan, mengembangkan dan memperbaiki kepercayaan dari orang lain.
Ketiga gelombang terakhir berhubungan dengan stakeholder dari perusahaan baik secara internal maupun eksternal yang dapat mempengaruhi perusahaan dalam mengembangkan trust.
Kesimpulan
Memberikan sebuah wacana dan wawasan baru dalam berpikir dan bertindak mengenai perlunya dibangun semangat saling percaya antara pengurus SP dan manajemen sehingga terjalin komunikasi dan bersinergi yang baik untuk kemajuan organisasi dan perusahaan BNI. Yang kembali harus ditekankan kepada karyawan BNI adalah bahwa kita perlu memaksimalkan setiap media dan kesempatan untuk mempererat ikatan akan komitmen dari setiap orang untuk memberikan yang terbaik bagi perusahaan sehingga kemajuan dari perusahaan bisa kita rasakan manfaatnya dalam meningkatkan kejahteraan pegawai.



SUMBER

Organisasi Niaga : Koperasi

KOPERASI PERIKANAN PANTAI MADANI
Koperasi Perikanan Pantai Madani disingkat KPPM atau disebut juga dengan Kopkan Pantai Madani merupakan koperasi yang bergerak untuk sektor perikanan di wilayah pesisir Pulau Bengkalis. Koperasi ini didirikan pada tanggal 6 September 1999 sesuai dengan Keputusan Menteri Koperasi, Pengusaha Kecil dan Menengah RI nomor: 429/BH/KDK 4.2/1.2/IX/1999 tentang akta pendirian koperasi dan Keputusan Menteri Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah RI nomor: 429a/BHK/PAD/Diskop/IV/2004 tentang perubahan Anggaran Dasar Koperasi Perikanan Pantai Madani tanggal 21 April 2004.
Pemikiran pertama yang dimunculkan adalah upaya mensejahterkan masyarakat terutama masyarakat pesisir yang mayoritas adalah nelayan. Dengan demikian koperasi merupakan pilihan yang ideal menurut pemikiran masyarakat untuk membangun ketahanan ekonomi masyarakat yang secara terus menerus belajar dan membuka wawasan secara bersama.
Harapan ini didasarkan atas suatu pemikiran sederhana bahwa masyarakat yang terlibat dalam koperasi tidak terfokus pada nilai ekonomi saja namun nilai-nilai sosial masyarakat, tidak hanya terfokus pada masyarakat yang menjadi anggota suatu koperasi saja namun koperasi juga mampu memberikan peran terbaiknya untuk masyarakat di luar anggota koperasi terutama nelayan Pulau Bengkalis.
Perlu diungkapkan bahwa tulang punggung usaha Kopkan Pantai Madani adalah hasil laut terutama ikan. Apabila produksi ikan menurun maka pendapatan ikan anggota sudah dipastikan menurun dan nilai yang sama juga akan berpengaruh pada menurunnya pendapatan koperasi.
Oleh sebab itu diperlukan tindakan yang mampu menjaga kelestarian laut dan keberlanjutan produksi ikan terutama kegiatan penangkapan yang lebih dititikberatkan pada penggunaan alat tangkap (fisihing gear). Disamping itu faktor lainya adalah upaya mempertahankankelestarian lingkungan pesisir seperti hutan pesisir (mangrove) dan menjaga agar semua aktivitas di wilayah pesisir tidak menimbulkan pencemaran dan kerusakan lingkungan yang berakibat pada menurunnya sumberdaya ikan.
Seiring dengan perjalanannya dan melihat kondisi dan peluang usaha saat ini, pada realitas penerapan unit usaha Koperasi Perikanan Pantai Madani yang sudah dilakukan adalah:
1. Unit Usaha Perdagangan Ikan
2. Unit Usaha Perdagangan Suku Cadang
3. Unit Usaha Perdagangan Bahan Bakar Minyak
4. Unit Usaha Simpan Pinjam
5. Unit Usaha Perdagangan Umum
6. Unit Usaha Perdagangan Ikan Remes

SUMBER

Organisasi Niaga : Kartel

        Kartel adalah kesepakatan (tertulis) antara beberapa perusahaan produsen dan lain – lain yang sejenis untuk mengatur dan mengendalikan berbagai hal, seperti menetapkan harga, untuk membatasi suplai, wilayah pemasaran dan sebagainya dengan tujuan menekan persaingan dan meraih keuntungan.
               
         Berdasarkan hukum anti monopoli, kartel dilarang di hampir semua Negara. Walaupun demikian, kartel tetap ada baik dalam lingkup nasional maupun international, formal maupun informal. Kartel dilakukan oleh pelaku usaha dalam rangka memperoleh market power. Market Power ini memungkinkan mereka mengatur harga produk dengan cara membatasi ketersediaan barang di pasar. Pengaturan persediaan dilakukan dengan bersama – sama membatasi produksi atau membagi wilayah penjualan.

             Di Indonesia perusahaan yang melakukan kartel adalah kerja sama pada PT Semen gresik dengan PT Holcim Indonesia dan PT Indocement yang menguasai 88% pangsa pasar dan mampu mengontrol harga semen didalam negri.


Kebaikan : Kedudukan monopoli dari kartel dipasar menyebabkan kartel mempunyai posisi yang baik didalam persaingan


Keburukan : Dalam berbagai kemungkinan, saingan kartel dapat menyeludup ke dalam anggota kartel
Dalam kehidupan masyarakat luas, kartel dianggap sebagai sesuatu yang merugikan masyarakat, karena kartel dapat praktis meninggikan harga dengan gaya lebih leluasa.
Organisasi Niaga : Holding Company

Holding Company atau Perusahaan Induk adalah perusahaan yang menjadi perusahaan utama yang membawahi beberapa perusahaan yang tergabung ke dalam satu grup perusahaan.Melalui pengelompokan perusahaan ke dalam induk perusahaan dimungkinkan terjadinya peningkatan atau penciptaan nilai pasar perusahaan.
Perusahaan yang termasuk Holding Company adalah PT Semen Indonesia. Bagi PT Semen Indonesia anak perusahaan memainkan peranan yang sangat penting sebagai strategic partner, maupun sebagai pendukung community development. Anak perusahaan diharapkan mampu mendukung bisnis inti Semen Indonesia selaku holding company dan memberikan konstribusi sebesar – besarnya untuk mencapai keunggulan kompetitif dan perkembangan perusahaan secara terus – menerus. Keberadaan anak perusahaan diharapkan dapat memberi sinergi yang bermanfaat untuk mendukung pencapaian tujuan perusahaan.

          PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dahulu PT Semen Gresik (Persero) Tbk adalah produsen semen yang terbesar di Indonesia. Pada tanggal 20 Desember 2012, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk resmi berganti nama dari sebelumnya PT Semen Gresik (Persero) Tbk.

           Diresmikan di Gresik pada tanggal 7 Agustus 1957 oleh Presiden RI pertama dengan kapasitas terpasang 250.000 ton semen per tahun. Pada tanggal 8 Juli 1991 Semen Gresik tercatat di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya sehingga menjadikannya BUMN pertama yang go public dengan menjual 40 juta lembar saham kepada masyarakat. Pada tanggal 15 September 1995 PT Semen Gresik berkonsolidasi dengan PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa.

Visi : Menjadi Perusahaan persemenan terkemuka di Indonesia dan Asia Tenggara 
Misi :  
  1. Memproduksi, memperdagangkan semen dan produk terkait lainnya yang berorientasikan kepuasan konsumen dengan menggunakan teknologi ramah lignkungan.
  2. Mewujudkan manajemen berstandar internasional dengan menjunjung tinggi etika bisnis dan semangat kebersamaan dan inovatif
  3. Meningkatkan keunggulan bersaing di domestic dan itnernasional
  4. Memberdayakan dan mensinergikan sumber daya yang dimilikki untuk meningkatkan nilai tambah secara berkesinambungan.
  5. Memberikan kontribusi dalam peningkatan para pemangku kepentingan (stakeholders)
 Pada tanggal 20 Desember 2012, melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan, resmi mengganti nama dari PT Semen Gresik (Persero) Tbk menjadi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Penggantian nama tersebut, sekaligus merupakan langkah awal dari upaya merealisasikan terbentuknya Strategic Holding Group yang ditargetkan dan diyakini mampu mensinergikan seluruh kegiatan operasional. PT Semen Indonesia memiliki anak perusahaan PT Semen Gresik, PT Semen Padang, PT Semen Tonasa dan Thang Long Cement.

                

Salah satu anak perusahaannya adalah PT Semen Padang yang didirikan pada tanggal 18 Maret 1910 dengan nama NV Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschappij (NV NIPCM) yang merupakan pabrik semen pertama di Indonesia. Kemudian pada tanggal 5 Juli 1958, perusahaan ini dinasionalisasikan oleh Pemerintah RI dari pemerintah Belanda.

    Pada tahun 1995, pemerintah mengalihkan kepemilikan sahamnya di PT Semen Padang ke Semen Gresik bersamaan dengan pengembangan pabrik Indarung V. Pada saat ini, pemegang saham perusahaan adalah PT Semen Gresik Tbk.

Sumber
http://semenindonesia.com/page/get/grup-perusahaan-12
Organisasi Regional

Organisasi Regional adalah oganisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu saja. Organisasi Internasional adalah organisasi yang anggota – anggotanya meliputi negara di dunia.
Macam-macam organisasi dari segi tujuan yang hendak dicapai dibedakan menjadi organisasi niaga / ekonomi dan organisasi sosial / organisasi kemasyarakatan. Sedangkan organisasi regional & internasional adalah macam organisasi menurut luas wilayah  

Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (Perbara) atau lebih populer dengan sebutan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) merupakan sebuah organisasi geo-politik dan ekonomi dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara, yang didirikan di Bangkok, 8 Agustus 1967 berdasarkan Deklarasi Bangkok oleh Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan negara-negara anggotanya, memajukan perdamaian dan stabilitas di tingkat regionalnya, serta meningkatkan kesempatan untuk membahas perbedaan di antara anggotanya dengan damai. 

Prinsip Utama ASEAN

Prinsip-prinsip utama ASEAN adalah sebagai berikut:
  • Menghormati kemerdekaan, kedaulatan, kesamaan, integritas wilayah nasional, dan identitas nasional setiap negara
  • Hak untuk setiap negara untuk memimpin kehadiran nasional bebas daripada campur tangan, subversif atau koersi pihak luar
  • Tidak mencampuri urusan dalam negeri sesama negara anggota
  • Penyelesaian perbedaan atau perdebatan dengan damai
  • Menolak penggunaan kekuatan yang mematikan
  • Kerja sama efektif antara anggota
 
Prinsip-prinsip dasar tersebut meliputi:
  • menghormati kemerdekaan, kedaulatan, kesetaraan, integritas wilayah dan identitas nasional seluruh Negara Anggota ASEAN;
  • berbagi komitmen dan tanggung jawab kolektif dalam meningkatkan perdamaian, keamanan dan kemakmuran regional;
  • menolak agresi dan ancaman atau penggunaan kekuatan atau tindakan lain dalam cara yang tidak sesuai dengan hukum internasional;
  • ketergantungan pada penyelesaian damai sengketa;
  • tidak campur tangan dalam urusan internal negara anggota ASEAN;
  • menghormati hak setiap Negara Anggota untuk menjaga eksistensi nasionalnya bebas dari campur tangan eksternal, subversi, dan paksaan;
  • konsultasi ditingkatkan mengenai hal-hal serius memengaruhi kepentingan bersama ASEAN;
  • kepatuhan terhadap aturan hukum, tata pemerintahan yang baik, prinsip-prinsip demokrasi dan pemerintahan yang konstitusional;
  • menghormati kebebasan dasar, promosi dan perlindungan hak asasi manusia, dan pemajuan keadilan sosial;
  • menjunjung tinggi Piagam PBB dan hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional, yang disetujui oleh negara anggota ASEAN;
  • tidak turut serta dalam kebijakan atau kegiatan, termasuk penggunaan wilayahnya, dan dikejar oleh Negara Anggota ASEAN atau non-ASEAN Negara atau aktor non-negara, yang mengancam kedaulatan, integritas wilayah atau stabilitas politik dan ekonomi ASEAN Negara-negara Anggota;
  • menghormati perbedaan budaya, bahasa dan agama dari masyarakat ASEAN, sementara menekankan nilai-nilai bersama dalam semangat persatuan dalam keanekaragaman;
  • sentralitas ASEAN dalam hubungan politik, ekonomi, sosial dan budaya eksternal sambil tetap aktif terlibat, berwawasan ke luar, inklusif dan tidak diskriminatif, dan
  • kepatuhan terhadap aturan-aturan perdagangan multilateral dan aturan berbasis ASEAN rezim bagi pelaksanaan efektif dari komitmen ekonomi dan pengurangan progresif terhadap penghapusan semua hambatan untuk integrasi ekonomi regional, dalam dorongan ekonomi pasar.

Anggota ASEAN

Sekarang, ASEAN beranggotakan semua negara di Asia Tenggara. Berikut ini adalah negara-negara anggota ASEAN:
  • Filipina (negara pendiri ASEAN)
  • Indonesia (negara pendiri ASEAN)
  • Malaysia (negara pendiri ASEAN)
  • Singapura (negara pendiri ASEAN)
  • Thailand (negara pendiri ASEAN)
  • Brunei Darussalam bergabung pada (7 Januari 1984)
  • Vietnam bergabung pada (28 Juli 1995)
  • Laos bergabung pada (23 Juli 1997) (Laos dan Myanmar bergabung pada waktu yang sama)
  • Myanmar bergabung pada (23 Juli 1997) (Laos dan Myanmar bergabung pada waktu yang sama)
  • Kamboja bergabung pada (16 Desember 1998)


Sumber