Jumat, 25 September 2015

Penggunaan EYD

Penggunaan EYD
Dalam bahasa Indonesia terdapat EYD yang merupakan singkatan dari Ejaan Yang Dibenarkan. Dalam EYD kita diajarkan untuk membuat sebuah kalimat dengan ejaan yang sangat tepat yang akan menjadi salah satu ciri dari penulis tersebut apakah si pembuat kalimat dapat menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Jadi Pengertian Ejaan ialah keseluruhan system dan peraturan penulisan bunyi bahasa untuk mencapai keseragaman. Sedangkan Ejaan Yang Disempurnakan adalah ejaan yang dihasilkan dari penyempurnaan atas ejaan-ejaan sebelumnya. Didalam EYD terdapat pengaturan sebagai berikut : 

1. Pemakaian Huruf
    - Huruf Kapital (Huruf Besar)
       Huruf abjad yang terdapat di dalam bahasa Indonesia adalah :
       A, B, C, D, E, F, G, H, I, J, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T, U, V, W, X, Y dan Z.
       Huruf kapital biasanya digunakkan untuk kata pertama dalam sebuah kalimat, untuk membedakan sebuah nama dan untuk mengawali sebuah kalimat setelah tanda 'titik (.)'
    - Huruf Vokal
       Huruf vokal dalam bahasa Indonesia terdapat 5 huruf antara lain adalah ; a, i, u, e dan o. Mengapa dinamakan huruf vokal? karena huruf ini berdiri sendiri tanpa bantuan huruf lainnya.
    - Huruf Konsonan
       Huruf konsonan dalam bahasa Indonesia adalah seluruh abjad dalam bahasa Indonesia yaitu dari a-z. Perbadannya dengan huruf kapital adalah huruf konsonan menggunakan huruf kecil bukan kapital. Huruf konsonan ini digunakkan untuk melanjutkan huruf setelah huruf kapital.
   - Huruf Diftong
      Huruf diftong dalam bahasa Indonesia adalah 2 huruf vokal atau lebih yang terletak bersampingan seperti ai, au, oi, dan lainnya. Contohnya adalah kata Baik.
    - Gabungan Huruf Konsonan
      Dalam gabungan huruf konsonan adalah sebuah huruf mati atau bukan huruf vokal yang terletak bersampingan seperti kh, ng, ny dan lainnya. Contohnya adalah kata Khusus.
2. Penggunaan Huruf Miring dan Kapital
    - Huruf kapital atau huruf besar biasanya digunakan pada awal kalimat, petikan langsung, ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhan, nama gelar kehormatan, unsur nama jabatan, nama orang, nama bangsa, suku, tahun, bulan, nama geografi, dan lainnya.
    - Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menuliskan nama buku, majalah, surat kabar, yang dikutip dalam tulisan, nama ilmiah atau ungkapan asing, dan untuk menegaskan huruf, bagian kata, atau kelompok kata.
3. Penulisan Kata
Terdapat beberapa contoh dalam penulisan kata, yaitu;
a. Kata Dasar, Kata dasar ditulis sebagai satu kesatuan
b. Kata Turunan, Kata turunan (imbuhan)
c. Bentuk Ulang, Bentuk kata Ulang ditulis hanya dengan tanda hubung (-)
d. Gabungan Kata, Gabungan kata yang dianggap senyawa ditulis serangkai
e. Kata Ganti ku, mu, kau dan nya, ditulis serangkai dengan kata yang  mengikutinya
f. Kata Depan di, ke, dan dari, Kata depan di dan ke ditulis terpisah
g. Kata si dan sang, Kata si dan sang ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya
h. Partikel, Partikel per yang berarti tiap-tiap ditulis terpisah.
4. Singkatan dan Akronim
    Singkatan ialah bentuk istilah yang tulisannya diperpendek terdiri dari huruf awalnya saja, menanggalkan sebagian unsurnya atau lengkap menurut lisannya, Contoh : NKRI, cm,  lab.
    Akronim adalah singkatan yang berupa gabungan huruf awal, suku kata, ataupun gabungan kombinasi
huruf dan suku kata. Contoh : rudal ( peluru kendali ), tilang ( bukti pelanggaran ).

 Sejarah Perubahan dalam Penggunaan Ejaan Lama dan Baru
    Sebelum EYD, Lembaga Bahasa dan Kesusastraan, (sekarang Pusat Bahasa), pada tahun 1967 mengeluarkan Ejaan Baru (Ejaan LBK). Ejaan Baru pada dasarnya merupakan lanjutan dari usaha yang telah dirintis oleh panitia Ejaan Malindo. Para pelaksananya pun di samping terdiri dari panitia Ejaan LBK, juga dari panitia ejaan dari Malaysia. Panitia itu berhasil merumuskan suatu konsep ejaan yang kemudian diberi nama Ejaan Baru. Panitia itu bekerja atas dasar surat keputusan menteri pendidikan dan kebudayaan no.062/67, tanggal 19 September 1967.  Ejaan Yang Disempurnakan (disingkat EYD) adalah ejaan bahasa Indonesia yang berlaku sejak tahun 1972. Ejaan ini menggantikan ejaan Ejaan Republik atau Ejaan Soewandi. Jadi EYD yang sekarang kita gunakkan sekarang telah mengalami 2 kali revisi yaitu pada tahun 1987 dan 2009.
Contoh perbadaan dengan ejaan sebelumnya.
"tj" menjadi "c" : tjutji → cuci
"dj" menjadi "j": djarak → jarak
"j" menjadi "y" : sajang → sayang
"nj" menjadi "ny" : njamuk → nyamuk
"sj" menjadi "sy" : sjarat → syarat
"ch" menjadi "kh": achir → akhir.

Tanda Baca pada EYD
- Tanda Titik
  1. Tanda titik dipakai pada akhir singkatan nama orang. Misalnya: W.S. Rendra
  2. Tanda titik dipakai pada singkatan gelar, jabatan, pangkat dan sapaan Misalnya: Dr. (doktor) dr. (dokter)
  3. Tanda titik digunakan pada angka yang menyatakan jumlah untuk memisahkan ribuan, jutaan dan seterusnya. Misalnya: Tebal buku itu 100.150 halaman.
- Tanda Koma
  Ada kaidah yang mengatur kapan tanda koma digunakan dan kapan tanda koma tidak digunakan.
1. Tanda koma harus digunakan diantara unsur-unsur dalam suatu perincian atau pembilangan.
2. Tanda koma harus digunakan untuk memisahkan kalimat setara yang satu dengan kalimat setara berikutnya yang didahului dengan kata tetapi, melainkan dan sedangkan.
3. Tanda koma harus digunakan untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat, apabila anak kalimat tersebut mendahului induk kalimatnya. Biasanya, anak kalimat didahului oleh kata penghubung bahwa, karena, agar, sehingga, walaupun, apabila, jika, meskipun dan sebagainya.
- Tanda Titik Koma
  Tanda titik koma dapat dipakai untuk memisahkan kalimat yang setara di dalam suatu kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung.
Misalnya :
Para pemikir mengatur strategi dan langkah yang harus ditempuh; para pelaksana mengerjakan tugas sebaik-baiknya; para penyandang dana menyediakan biaya yang diperlukan.
- Tanda Titik Dua
  a. Tanda titik dua dipakai pada akhir suatu perrnyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian.
Misalnya :
Perguruan Tinggi Nusantara mempunyai tiga jurusan : Sekolah Tinggi Teknik, Sekolah Tinggi Ekonomi dan Sekolah Tinggi Hukum
  b. Tanda titik dua tidak dipakai kalau rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri permyataan, Misalnya :
Perguruan Tinggi Nusantara mempunyai Sekolah Tinggi Teknik, Sekolah Tinggi Ekonomi dan Sekolah Tinggi Hukum.
 - Tanda Hubung (-)
Tanda hubung biasanya digunakkan untuk kata-kata tertentu, contohnya adalah kura-kura, kupu-kupu. Dan tanda hubung digunakkan untuk menghubungkan sebuah kata yang seharusnya gabung tetapi kita menulis di akhir bagian buku maka kita menggunakannya. contohnya adalah Saya menggunakan tanda hubung kar- ena halaman tidak mencukupi.
- Tanda Tanya (?)
Tanda tanya digunakkan untuk menanyakan sesuatu atau dipakai jika kita menulis sebuah kalimat tanya. Contohnya adalah Dimana kita meletakkan tanda tanya?.
- Tanda Seru (!)
Tanda seru biasanya digunakkan untuk sebuah kalimat perintah. Contohnya adalah Pakailah tanda seru untuk melakukan perintah!.
- Tanda Kurung ( )
a. Tanda kurung siku mengapit huruf, kata atau kelompok kata sebagai koreksi atau tambahan pada kalimat atau bagian kalimat yang ditulis orang lain. Tanda itu menyatakan bahwa kesalahan atau kekurangan itu memang terdapat di dalam naskah asli.
b. Tanda kurung siku mengapit keterangan dalam kalimat penjelas yang sudah bertanda kurung.
- Tanda Garis Miring ( / )
Tanda garis miring dipakai didalam nomor surat dan nomor pada alamat dan penandaan masa satu tahun yang terbagi dalam dua tahun takwim.
 
SUMBER
 
 




Ragam Bahasa dan Laras Bahasa

Ragam Bahasa adalah variasi cara dari bahasa menurut pemakaiannya, yang membedakan menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan antar pembicara, antar kawan bicara, dan orang yang sedang dibicarakan. Ragam bahasa di bagi menjadi 3 tingkatan yaitu, Ragam bahasa yang oleh penuturnya dianggap sebagai ragam yang baik (mempunyai prestise yang bagus/tinggi), yang biasa digunakan di kalangan terdidik, di dalam karya ilmiah (karangan teknis, perundang-undangan), sedangkan di dalam suasana resmi, atau di dalam surat menyurat resmi (seperti surat dinas) disebut ragam bahasa baku atau ragam bahasa resmi. Dan ragam bahasa dibagi menjadi 3 macam berdasarkan media, cara pandang penutur dan dari topik pembicaraan.
1. Ragam bahasa berdasarkan media
    - Ragam bahasa Media (Lisan) Ragam bahasa baku lisan didukung oleh situasi pemakaian sehingga kemungkinan besar terjadi pelesapan kalimat. Namun hal itu tidak mengurangi ciri kebakuannya. Jadi ragam bahasa lisan juga berdasarkan tata letak dimana kita menggunakannya. Pembicara lisan dalam situasi formal berbeda tuntutan kaidah kebakuannya dengan pembicara lisan dalam situasi tidak formal atau santai. Dan berikut adalah ciri-ciri dari bahasa media lisan
·         Memerlukan orang kedua/teman bicara.
·         Tergantung kondisi, ruang, dan waktu.
·         Tidak harus memperhatikan gramatikal, hanya perlu intonasi serta bahasa tubuh.
·         Berlangsung cepat
     -  Ragam bahasa media (Tulisan ) Dalam penggunaan ragam bahasa baku tulisan makna kalimat yang diungkapkan nya ditunjang oleh situasi pemakaian sehingga kemungkinan besar terjadi pelesapan unsur kalimat. Oleh karena itu, penggunaan ragam baku tulis diperlukan kecermatan dan ketepatan dalam pemilihan kata, penerapan kaidah ejaan, struktur bentuk kata dan struktur kalimat, dan kelengkapan unsur-unsur kalimat. Dan berikut adalah ciri-ciri dari ragam tulis.
 -     Tidak memerlukan orang kedua/teman bicara
 -     Tidak tergantung kondisi, situasi & ruang serta waktu
 -     Harus memperhatikan unsur gramatikal
 -     Berlangsung lambat
 -     Selalu memakai alat bantu
 -     Tidak dapat dibantu dengan gerak tubuh dan mimik muka, hanya terbantu dengan tanda baca.
           Contohnya: “Saya sudah membaca koran itu”.

2. Ragam bahasa Indonesia dari cara pandang penutur.Berdasarkan cara pandang penutur, ragam bahasa indonesia terdiri dari ragam dialek, ragam terpelajar, ragam resmi dan ragam tak resmi. 
 Contoh:
Ragam dialek       : “Gue udah baca itu novel ”
Ragam terpelajar  : “Saya sudah membaca novel itu”
Ragam resmi        : “Saya sudah membaca novel itu”
Ragam tak resmi  : “Saya sudah baca novel itu”
kita dapat melihat dari setiap contoh terdapat perbedaan kecuali ragam terpelajar dan ragam resmi dikarenakan sama maksud dari ragam tersebut.
3. Ragam bahasa Indonesia menurut topik pembicaraan.Berdasarkan topik pembicaraan, ragam bahasa terdiri dari ragam bahasa ilmiah, ragam hukum, ragam bisnis, ragam agama, ragam sosial, ragam kedokteran dan ragam sastra.   
Ragam hukum        : Dia dihukum karena melakukan tindak pidana.
Ragam bisnis          : Setiap pembelian barang lebih dari 2 buah maka akan mendapatkan 1 bonus.
Ragam sastra          : Cerita itu menggunakan cerita dimasa lalu.
Ragam kedokteran : Anak itu menderita penyakit Malaria.

Laras Bahasa,  Pada saat digunakan sebagai alat komunikasi, bahasa masuk dalam berbagai laras sesuai dengan fungsi pemakaiannya, Jadi, laras bahasa adalah kesesuaian antara bahasa dan pemakainya.


SUMBER
http://yudah05.blogspot.co.id/2014/10/ragam-dan-laras-bahasa.html 
https://id.wikipedia.org/wiki/Laras_bahasa

Selasa, 22 September 2015

Peran dan Fungsi Bahasa

Peran dan Fungsi Bahasa
Bahasa adalah kunci pokok bagi kehidupan manusia di atas dunia ini, karena dengan bahasa orang bisa berinteraksi dengan sesamanya dan bahasa merupakan sumber daya bagi kehidupan bermasyarakat. Adapun bahasa dapat digunakan apabila saling memahami atau saling mengerti erat hubungannya dengan penggunaan sumber daya bahasa yang kita miliki. Kita dapat memahami maksud dan tujuan orang lain berbahasa atau berbicara apabila kita mendengarkan dengan baik apa yang dikatakan. Bahasa juga merupakan sarana untuk berkomunikasi antara manusia satu dengan yang lainnya. Ada 2 contoh bahasa yang dapat kita lakukan yaitu Verbal dan Non Verbal.
Bahasa Verbal adalah cara menyampaikannya dengan Lisan dan Tulisan. Sedangakan Non Verbal adalah cara menyampaikan sesuatu dengan isyarat tubuh, atau kata lainnya adalah seperti sebuah kode.
Contoh Bahasa Verbal :
1. Lisan misalnya kita ingin berbicara dengan sesorang, dari bahasa lisan juga ada aturannya dimana kita dengan siapa lawan bicaranya. contohnya adalah Berpidato, Khotbah, dll. Dari contoh tersebut dapat kita simpulkan kita menggunakan bahasa verbal lisan.
2. Tulisan misalnya kita ingin mengirim sebuah surat atau lainnya yang menggunakan alat tulis untuk menyampaikannya, dari bahasa tulisan juga ada aturanyna dimana kita mengirim/menyampaikan tulisan tersebut kepada siapa, dan dalam rangka apa. Jadi kita harus mengkondisikan semuanya. Contoh dari Tulisan misalnya kita ingin mengirimkan surat berwenang kepada Presiden atau seseorang yang jabatannya lebih diatas kita.

Contoh Bahasa Non Verbal :
1. Bahasa Tubuh, biasanya bahasa tubuh digunakkan ketika kita sedang berbicara menggunakan lisan tetapi kondisi untuk berbicara/melisankannya tidak bisa kita sampaikan jadi menggunakan bahasa tubuh atau mimik wajah yang berbuah seperti memberikan kode, Contohnya adalah ketika kita ditanyakan "Apakah anda ingin sukses?" pasti semua orang ingin sukses, jadi itu adalah pertanyaan yang sudah biasa tetapi karena kita mungkin malas untuk menjawabnya jadi kita hanya menganggukkan kepala saja (artinya IYA, Saya ingin sukses).


Aspek Bahasa
Dalam Aspek Bahasa dibagi menjadi beberapa macam
1. Aspek Fisiologis Bahasa
Merupakan wujud fisik bahasa, bunyi bahasa dan satuan bunyi bahasa
    - Wujud Fisik Bahasa
Berbicara mengenai aspek bahasa pada dasarnya mencakup 3 aspek, pertama bagaimana bunyi bahasa itu dihasilkan, kedua bagaimana ciri-ciri bunyi bahasa yang keluar dari seseorang, ketiga bagaimana bunyi bahasa itu dituturkan.
     - Bunyi Bahasa
Untuk mengetahui bunyi dari bahasa tersebut kita harus mengetahui darimana bahasa tersebut berasal dan sebaliknya begitu kita bisa mengetahui bahasa tersebut dari logatnya berbicara misalnya orang indonesia yang memiliki logat-logat dari budayanya. Tetapi bahasa indonesia juga berlogat seperti melayu.
      - Satuan Bunyi Bahasa
Satuan bunyi bahasa yang diproduksi oleh alat bicara dilakukan dengan artikulasi yang sama. Perubahan proses produksi bunyi menghasilkan perubahan kualitas bunyi. Sebagai akibat proses artikulasi yang berbeda pada bahasa-bahasa di dunia ini. Bunyi-bunyi bahasa yang dihasilkan berbagai bahasa itu pun berbeda.
2. Aspek Sosial Bahasa
Terdapat berbagai beberapa inti dalam aspek sosial bahasa
    - Keberagaman Bahasa 
Merupakan banyak ragam bahasa yang dimilik suatu negara/daerah tersebut. Contohnya di Indonesia banyak sekali ragam-ragam bahasanya. Contohnya adalah bahasa jawa, medan, dll.
    - Berbagai Ragam dalam Pemakaian Bahasa
Di Indonesia sendiri sangatlah banyak ragam bahasanya jadi ketika kita menggunakan salah satu ragam bahasa indonesia kita juga harus mempelajari cara pemakaian bahasanya. Jadi janganlah hanya mengada-ada saja. Karena didalam ragam bahasa terdapat seperti nada, intonasi yang dapat membedakan arti dari ragam bahasa tersebut.

Fungsi Bahasa
Bahasa sangatlah penting dan memiliki fungsi yang sangat baik. Dan fungsi tersebut dibagi lagi dengan detailnya, seperti ;
1. Menunjukkan Ekspresi Diri dimana kita dapat menunjukkan ekspresi diri kita dengan bahasa, contohnya adalah ketika kita sedang marah, ketika kita sedang marah dan ingin menunjukkan ekspresi kita terhadap sesorang (yang membuat kita kesal) kita dapat menggunakan bahasa baik tetapi dengan intonasi yang menekan atau nada yang menekan untuk menunjukkan kepadanya bahwa kita sedang merasa marah.
2. Beradaptasi dan Integrasi dimana kita dapat mengunakan bahasa untuk beradaptasi di suatu tempat atau perkumpulan tertentu.
3. Berkomunikasi, Tentu saja kita membutuhkan bahasa untuk berkomunikasi, bayangkan jika kita tidak bisa berbahasa, maka bagaimana kita berkomunikasi?. Tetapi maksud berkomunikasi disini adalah kita dapat menggunakan bahasa yang baik agar kita dapat berkomunikasi dengan seseorang dengan baik juga.

Fungsi Bahasa Indonesia
Meskipun di Indonesia sendiri memiliki banyak ragam bahasa, jadi fungsi dari bahasa Indonesia adalah sebagai bahasa nasional yang digunakkan setiap masyarakat Indonesia jika bertemu dengan orang lain yang berbeda adatnya maka kita menggunakan bahasa Indonesia untuk melakukan pembicaraan tersebut. Jadi bahasa Indonesia sangatlah digunakan untuk ;
1. Pemersatu Bangsa
2. Jati Diri
3. Administrasi Kenegaraan

Selasa, 28 April 2015

Tugas TOU 2 Minggu 4
Tokoh Terkenal di Dunia
Pada tugas kali ini saya akan memperkenalkan tokoh yang cukup dikenal di dunia yang kelahirannya di Indonesia, yaitu Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie. Yang dilahirkan di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada tanggal 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA. Tuti Marini Puspowardojo. Habibie yang menikah dengan Hasri Ainun Habibie pada tanggal 12 Mei 1962 ini dikaruniai dua orang putra yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal. Tak lama setelah ayahnya meninggal, Ibunya kemudian menjual rumah dan kendaraannya dan pindah ke Bandung bersama Habibie, sepeninggal ayahnya, ibunya membanting tulang membiayai kehidupan anak-anaknya terutama Habibie, karena kemauan untuk belajar Habibie kemudian menuntut ilmu di Gouvernments Middlebare School. Di SMA, beliau mulai tampak menonjol prestasinya, terutama dalam pelajaran-pelajaran eksakta. Habibie menjadi sosok favorit di sekolahnya.
Karena kecerdasannya, Setelah tamat SMA di bandung tahun 1954, beliau masuk di ITB (Institut Teknologi Bandung), Ia tidak sampai selesai disana karena beliau mendapatkan beasiswa dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk melanjutkan kuliahnya di Jerman.Beberapa tahun kemudian, pada tahun 1955 di Aachean, 99% mahasiswa Indonesia yang belajar di sana diberikan beasiswa penuh. Hanya beliaulah yang memiliki paspor hijau atau swasta dari pada teman-temannya yang lain. Musim liburan bukan liburan bagi beliau justru kesempatan emas yang harus diisi dengan ujian dan mencari uang untuk membeli buku. Sehabis masa libur, semua kegiatan disampingkan kecuali belajar. Berbeda dengan teman-temannya yang lain, mereka; lebih banyak menggunakan waktu liburan musim panas untuk bekerja, mencari pengalaman dan uang tanpa mengikuti ujian.Beliau mendapat gelar Diploma Ing, dari Technische Hochschule, Jerman tahun 1960 dengan predikat Cumlaude (Sempurna) dengan nilai rata-rata 9,5, Dengan gelar insinyur, beliau mendaftar diri untuk bekerja di Firma Talbot, sebuah industri kereta api Jerman. Pada saat itu Firma Talbot membutuhkan sebuah wagon yang bervolume besar untuk mengangkut barang-barang yang ringan tapi volumenya besar. Talbot membutuhkan 1000 wagon. Mendapat persoalan seperti itu, Habibie mencoba mengaplikasikan cara-cara kontruksi membuat sayap pesawat terbang yang ia terapkan pada wagon dan akhirnya berhasil.

Setelah itu beliau kemudian melanjutkan studinya untuk gelar Doktor di Technische Hochschule Die Facultaet Fuer Maschinenwesen Aachean kemudian Habibie menikah pada tahun 1962 dengan Hasri Ainun Habibie yang kemudian diboyong ke Jerman, hidupnya makin keras, di pagi-pagi sekali Habibie terkadang harus berjalan kaki cepat ke tempat kerjanya yang jauh untuk menghemat kebutuhan hidupnya kemudian pulang pada malam hari dan belajar untuk kuliahnya, Istrinya Nyonya Hasri Ainun Habibie harus mengantri di tempat pencucian umum untuk mencuci baju untuk menghemat kebutuhan hidup keluarga. Pada tahun 1965 Habibie mendapatkan gelar Dr. Ingenieur dengan penilaian summa cumlaude (Sangat sempurna) dengan nilai rata-rata 10 dari Technische Hochschule Die Facultaet Fuer Maschinenwesen Aachean.

Rumus yang di temukan oleh Habibie dinamai "Faktor Habibie" karena bisa menghitung keretakan atau krack propagation on random sampai ke atom-atom pesawat terbang sehingga ia di juluki sebagai "Mr. Crack". Pada tahun 1967, menjadi Profesor kehormatan (Guru Besar) pada Institut Teknologi Bandung. dari tempat yang sama tahun 1965. Kejeniusan dan prestasi inilah yang mengantarkan Habibie diakui lembaga internasional di antaranya, Gesselschaft fuer Luft und Raumfahrt (Lembaga Penerbangan dan Angkasa Luar) Jerman, The Royal Aeronautical Society London (Inggris), The Royal Swedish Academy of Engineering Sciences (Swedia), The Academie Nationale de l'Air et de l'Espace (Prancis) dan The US Academy of Engineering (Amerika Serikat). Sementara itu penghargaan bergensi yang pernah diraih Habibie di antaranya, Edward Warner Award dan Award von Karman yang hampir setara dengan Hadiah Nobel. Di dalam negeri, Habibie mendapat penghargaan tertinggi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Ganesha Praja Manggala Bhakti Kencana.Langkah-langkah Habibie banyak dikagumi, penuh kontroversi, banyak pengagum namun tak sedikit pula yang tak sependapat dengannya. Setiap kali, peraih penghargaan bergengsi Theodore van Karman Award, itu kembali dari “habitat”-nya Jerman, beliau selalu menjadi berita. Habibie hanya setahun kuliah di ITB Bandung, 10 tahun kuliah hingga meraih gelar doktor konstruksi pesawat terbang di Jerman dengan predikat Summa Cum laude. Lalu bekerja di industri pesawat terbang terkemuka MBB Gmbh Jerman, sebelum memenuhi panggilan Presiden Soeharto untuk kembali ke Indonesia.

Di Indonesia, Habibie 20 tahun menjabat Menteri Negara Ristek/Kepala BPPT, memimpin 10 perusahaan BUMN Industri Strategis, dipilih MPR menjadi Wakil Presiden RI, dan disumpah oleh Ketua Mahkamah Agung menjadi Presiden RI menggantikan Soeharto menjadi Presiden Republik Indonesia ke 3. Soeharto menyerahkan jabatan presiden itu kepada Habibie berdasarkan Pasal 8 UUD 1945. Sampai akhirnya Habibie dipaksa pula lengser akibat refrendum Timor Timur yang memilih merdeka. Pidato Pertanggungjawabannya ditolak MPR RI. Beliau pun kembali menjadi warga negara biasa, kembali pula hijrah bermukim ke Jerman.
Pada tanggal 22 Mei 2010, Hasri Ainun Habibie, istri BJ Habibie, meninggal di Rumah Sakit Ludwig Maximilians Universitat, Klinikum, Muenchen, Jerman. Ia meninggal pada hari Sabtu pukul 17.30 waktu setempat atau 22.30 WIB. Kepastian meninggalnya Hasri Ainun dari kepastian Ali Mochtar Ngabalin, mantan anggota DPR yang ditunjuk menjadi wakil keluarga BJ Habibie. Ini menjadi duka yang amat mendalam bagi Mantan Presiden Habibie dan Rakyat Indonesia yang merasa kehilangan. Bagi Habibie, Ainun adalah segalanya. Ainun adalah mata untuk melihat hidupnya. Bagi Ainun, Habibie adalah segalanya, pengisi kasih dalam hidupnya. Namun setiap kisah mempunyai akhir, setiap mimpi mempunyai batas.
Sebagian Karya beliau dalam menghitung dan mendesain beberapa proyek pembuatan pesawat terbang :

* VTOL ( Vertical Take Off & Landing ) Pesawat Angkut DO-31.
* Pesawat Angkut Militer TRANSALL C-130.
* Hansa Jet 320 ( Pesawat Eksekutif ).
* Airbus A-300 ( untuk 300 penumpang )
* CN - 235
* N-250
* dan secara tidak langsung turut berpartisipasi dalam menghitung dan mendesain:
· Helikopter BO-105.
· Multi Role Combat Aircraft (MRCA).
· Beberapa proyek rudal dan satelit.

Sebagian Tanda Jasa/Kehormatannya :

* 1976 - 1998 Direktur Utama PT. Industri Pesawat Terbang Nusantara/ IPTN.
* 1978 - 1998 Menteri Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia.
* Ketua Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi / BPPT
* 1978 - 1998 Direktur Utama PT. PAL Indonesia (Persero).
* 1978 - 1998 Ketua Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam/ Opdip Batam.
* 1980 - 1998 Ketua Tim Pengembangan Industri Pertahanan Keamanan (Keppres No. 40, 1980)
* 1983 - 1998 Direktur Utama, PT Pindad (Persero).
* 1988 - 1998 Wakil Ketua Dewan Pembina Industri Strategis.
* 1989 - 1998 Ketua Badan Pengelola Industri Strategis/ BPIS.
* 1990 - 1998 Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-lndonesia/lCMI.
* 1993 Koordinator Presidium Harian, Dewan Pembina Golkar.
* 10 Maret - 20 Mei 1998 Wakil Presiden Republik Indonesia
* 21 Mei 1998 - Oktober 1999 Presiden Republik Indonesia.

Itulah sekelumit kisah tentang biografi B.J Habibie, banyak hal menarik dan inspiratif yang bisa dipetik dari kisah perjuangan beliau bersama dengan istrinya, Nyonya Ainun Habibie. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan berguna bagi pembaca sekalian.



Sumber

Senin, 30 Maret 2015

Tugas TOU 2 Minggu 3
Pengambilan Keputusan
Dalam tugas minggu ini, kami harus menjelaskan pengalaman hidup dalam mengambil keputusan.
Dari diri saya sendiri pernah mengambil keputusan dalam menjadi ketua futsal di sekolah saya dulu. Waktu itu sedang ada pemilihan ketua futsal angkatan baru 2012/2013 dan tidak ada calon yang ingin menjadi ketua futsal. Maka saya memberanikan diri untuk mengambil keputusan dengan perasaan saya untuk memimpin ekskul tersebut dalam periode tersebut. Disitu saya diberi dukungan juga oleh para anggota futsal lainnya. Saya berpikir hanya untuk memajukan kembali futsal di sekolah saya. Maka dengan itu saya memberanikan diri dan ditambah dari dukungan teman-teman saya untuk menjadi salah satu dan hanya satu calon untuk meneruskan generasi ketua futsal pada periode tersebut.

Mungikn hanya contoh itu yang dapat saya share dalam tugas ini. Pengambilan keputusan dengan persaan dan ditambah dukungan dari teman-teman.

Sumber : Pengalaman Pribadi Dalam Pengambilan Keputusan

Senin, 09 Maret 2015

Tugas TOU 2 Minggu 2
Perusahaan Multinasional dari Jerman (Mercedes Benz)
Jenis Industri      = Otomotif
Pendahulu          = Benz & Cie, Daimler Motoren Gasellschaft
Didirikan pada   = Mannhelm, 1886
Pendiri               = Karl Benz, Gottlieb Daimler
Kantor pusat,     = Stuttgart, Jerman
Produk              = Otomobil, Truk, Mesin, Bus
Situs Web          = www.mercedes-benz.com
Mercedes-Benz 300Sc Cabriolet tahun 1957
Mercedes-Benz (pengucapan bahasa Jerman: [mɛʁˈtseːdəs ˈbɛnts]) adalah sebuah perusahaan otomotif asal Jerman yang memproduksi berbagai macam kendaraan seperti mobil, truk, dan bus. Mercedes-Benz adalah salah satu perusahaan mobil paling dikenal di dunia dan juga perusahaan mobil tertua di dunia yang bertahan sampai sekarang. Mobil mereka terkenal berteknologi dan memiliki tingkat keamanan tinggi.
Mercedes-Benz adalah divisi dari Daimler AG. Asal mula Mercedes-Benz berasal dari penemuan Karl Benz atas mobil berbahan bakar bensin pertama di dunia yang dipatenkan bulan Januari 1886, Benz Patent Motorwagen. serta jasa dari Gottlieb Daimler serta teknisi Wilhelm Maybach. Mobil-mobil Mercedes pertama kali dijual pada tahun 1901 oleh Daimler Motoren Gesellschaft. Mobil pertama yang memakai merek Mercedes-Benz diproduksi tahun 1926 setelah adanya merger antara perusahaan Benz dengan Daimler menjadi perusahaan Daimler-Benz.
Mercedes-Benz di Indonesia terdiri dari tiga perusahaan, yaitu PT Mercedes-Benz Indonesia, PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia dan PT Star Engines Indonesia. Kantor Jakarta berlokasi di gedung Bank Deutsche bergengsi di Jakarta, sedangkan 42-hektar tanaman kita adalah di Wanaherang, Gunung Putri, Bogor, dan Purna Jual kantor kami terletak di Ciputat.
PT Mercedes-Benz Indonesia adalah perusahaan investasi 100% asing, yang dimiliki oleh Daimler AG, Stuttgart (89,21%) dan Daimler Proyek Konsultasikan, Jerman (10,79%). Ini adalah Agen Assembler, Tunggal dan Produsen Mercedes-Benz di Indonesia.
PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia adalah sebuah perusahaan patungan, yang dimiliki oleh Daimler AG, Stuttgart (43%), PT Mercedes-Benz Indonesia (52%) dan Bahasa Indonesia mitra Mr Iwan Valiant Joesoef, Jakarta (5%). Ini adalah distributor utama bagi PT Mercedes-Benz Indonesia, bertanggung jawab untuk pemasaran Mercedes-Benz produk di Indonesia.

Sejarah
Asal perusahaan ini di awal 1880-an, ketika Gottlieb Daimler dan Carl Benz menemukan mobil secara terpisah di selatan Jerman. Daimler dan Wilhelm Maybach, yang bersama menemukan Mesin empat-tak, bekerja sama di Cannstatt (kota di distrik Stuttgart); Benz memiliki tokonya di Mannheim dekat Heidelberg. Tidak ada catatan kedua penemu pernah bertemu.
Pada awal 1900-an, mobil Daimler dibuat di Untertürkheim (juga sebuah kota di distrik Stuttgart) dijual dengan sukses oleh agen Austria yang bernama Emil Jellinek, yang memasok mobil tersebut dengan nama putrinya, Mercédès.
Saat ini mercedes-benz sedang merambah marketing mereka melalui media online.

Jajaran Produk
Daftar produk-produk mobil penumpang Mercedes-Benz yang diproduksi tahun 2011:
  • A-Class—Hatchback
  • B-Class—MPV
  • C-Class—Sedan, Estate & Koupé
  • CL-Class—Koupé
  • CLS-Class—Koupé 4 pintu
  • E-Class—Sedan, Estate, Koupé & Cabriolet/Konvertibel
  • G-Classcross-country vehicle
  • GL-Class—Kendaraan Off Road
  • M-Class—Sports Utility Veihicle (SUV)
  • R-Class—Luxury Tourer Vehicle (LTV)
  • S-Class—Sedan
  • SL-Class—Roadster
  • SLK-Class—Roadster
  • SLS AMG—Koupé
  • Viano—Multi Porpose Vehicle (MPV)
Mercedes-Benz SLR McLaren
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Mercedes-Benz SLR McLaren
SLR McLaren wana silver pada acara European Motor Show di Brussels tahun 2006
Antara tahun 2003 dan 2009, Mercedes-Benz memproduksi mobil sport dalam jumlah terbatas bersama dengan McLaren Automotive. Proyek ini merupakan bentuk kolaborasi tambahan setelah mereka bekerja sama di Formula Satu yang sebagian saham timnya dimiliki Mercedes.
Mercedes-Benz SLR McLaren memiliki bodi carbon fibre dengan mesin V8 5.4L dengan supercharger. Mesin ini menggunakan silinder blok yang sama dengan SL55 AMG dan CLS55 AMG, meskipun dimodifikasi sehingga mampu mengeluarkan tenaga maksimal 460 kW (625 PS; 617 bhp) dengan torsi 780 N·m (575 ft·lbf). SLR McLaren mempunyai kecepatan maksimum sekitar 337 km/jam.

Penamaan mobil
Sampai tahun 1994, Mercedes-Benz menggunakan sistem alfanumerik untuk mengelompokkan mobil-mobil mereka, terdiri dari angka yang menunjukkan kapasitas mesin mobil jika dikali 100 dan diikuti huruf-huruf yang menandakan tipe bodi dan tipe mesin.
  • “C” menandakan bahwa model bodinya coupe/cabriolet.
  • “D” berarti menggunakan mesin diesel.
  • “E” (untuk “Einspritzen”) berarti memakai mesin bensin dengan injeksi. Di beberapa kejadian, jika tidak ada tulisan “D” atau “E” maka memakai mesin bensin karburator.
  • “G” melambangkan kendaraan off-road Gelandewagen.
  • “K” digunakan tahun 1930-an, menandakan mesin dengan supercharger (“Kompressor”).Untuk SSK, K nya adalah “Kurz” (short-wheelbase/sumbu roda pendek).
  • “L” melambangkan “Leicht” (lightweight) untuk model sedan sport, dan “Lang” (long-wheelbase/sumbu roda panjang) untuk model sedan.
  • “R” singkatan dari “Rennen” (racing/balap), digunakan untuk mobil balap. (contohnya 300SLR).
  • “S” berarti “Sport” untuk model performa tinggi atau “Special” untuk model teratas/unggulan.
  • “T” singkatan dari “Touring” dan menandai jenis mobil estate/station wagon.
Untuk beberapa model, nomor-nomor pada penamaan mobil itu tidak sesuai dengan kapasitas mesin mobilnya. Nomor-nomor ini diberikan hanya untuk menentukan posisi mobil tersebut di jajaran mobil Mercedes-Benz.
Setelah tahun 1994, Mercedes-Benz memperbaharui sistem penamaan mobil mereka. Sekarang, model-model mobil dikelompokkan dalam kelas-kelas yang penamaannya sampai 3 huruf (lihat di atas), kemudian diikuti dengan 3 digit angka (atau 2 digit untuk model AMG). Untuk varian dengan modl sama (seperti varian estate atau varian mesin diesel) tidak lagi diberikan huruf yang berbeda. Di beberapa kasus, penamaan ini tidaklah selalu pasti. Contohnya, SLR dan SLS-AMG tidak mengikuti nama ini.
Sama seperti sebelumnya, 3 nomor pada model-model Mercedes-Benz tidak mempunyai hubungan dengan kapasitas mesin mobil tersebut. Nomor tersebut terkadang malah berkaitan dengan keluaran tenaga mesin. Contohnya, E250 CGI mempunyai tenaga mesin lebih besar daripada E200 CGI karena adanya perbedaan tuning mesin, meskipun keduanya memakai mesin 1.8L.
Beberapa model juga ditambahi beberapa fitur khusus yang disimbolkan dengan:
  • “4Matic” berarti mobil itu menggunakan penggerak 4 roda.
  • “Bluetec” menandakan mesin diesel dengan pipa gas buang selective catalytic reduction.
  • “BlueEfficiency” menandakan adanya fitur efisiensi bahan bakar (injeksi, start-stop system, modifikasi aerodinamika, dll.)
  • “CGI” (Charged Gasoline Injection) menandakan Injeksi bensin langsung.
  • “CDI” (Common-rail Direct Injection) menandakan mesin diesel dengan teknologi common-rail.
  • “Hybrid” menandakan mobil hybrid.
  • “NGT” menandakan menggunakan bahan bakar gas.
  • “Kompressor” menandakan mesin dengan supercharger.
  • “Turbo” menandakan mesin dengan turbocharger, hanya digunakan di model Kelas A, B,Е dan GLK.
Produksi
Disamping negara aslinya Jerman, mobil-mobil Mercedes-Benz juga diproduksi/dirakit di negara-negara berikut:
  • Argentina (bus, truk dan van Sprinter. Pabrik pertama Mercedes-Benz diluar Jerman.)
  • Austria (G-Class)
  • Bosnia dan Herzegovina
  • Brasil.Memproduksi truk, bus dan C-Class. Didirikan 1956.
  • Kanada
  • Mesir melalui Egyptian German Automotive Company
  • Hungaria (konstruksi dari pabrik baru ini diumumkan tanggal 18 Juni 2008 untuk generasi berikutnya dari A- dan B-Class)
  • India
  • Indonesia
  • Iran (Diberhentikan sejak 2010)
  • Malaysia








Sumber
  • Meksiko—Mercedes Benz de Mexico adalah cabang Mercedes terbesar diluar negeri dilihat dari pendapatan kotor, total penjualan, jumlah mobil yang diproduksi, dan jumlah karyawan, serta melayani untuk hampir seluruh kawasan Amerika Latin dan Amerika Utara.
  • Nigeria(bus, truk, utility motor dan van Sprinter)
  • Filipina
  • Rusia (E-Class)
  • Spanyol (Vitoria)
  • Afrika Selatan
  • Korea Selatan (Mercedes-Benz Musso dan MB100 diproduksi oleh SsangYong Motor Company)
  • Thailand (merakit mobil C, E dan S class oleh Thonburi Group)
  • Turki
  • Britania Raya—SLR dibuat di McLaren Technology Centre di Woking. Brackley, Northamptonshire adalah markas utama Mercedes Grand Prix dan Brixworth, Northamptonshire adalah lokasi dari Mercedes-Benz HighPerformanceEngines
  • Amerika Serikat: Mercedes-Benz M-Class Sport Utility, R-Class Sport Tourer, dan SUV mewah GL-Class dibuat di pabrik dekat Tuscaloosa, Alabama.
  • Vietnam: mobil penumpang dan komersial. Didirikan tahun 1995.

 

Selasa, 03 Maret 2015

Tugas TOU 2 Minggu 1
Komunikasi
Komunikasi adalah "suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu Cara seperti ini disebut komunikasi dengan bahasa verbal.

Sejarah Komunikasi

Pada awalnya, komunikasi digunakan untuk mengungkapkan kebutuhan organis. Sinyal-sinyal kimiawi pada organisme awal digunakan untuk reproduksi. Seiring dengan evolusi kehidupan, maka sinyal-sinyal kimiawi primitif yang digunakan dalam berkomunikasi juga ikut berevolusi dan membuka peluang terjadinya perilaku yang lebih rumit seperti tarian kawin pada ikan.
Manusia berkomunikasi untuk membagi pengetahuan dan pengalaman Bentuk umum komunikasi manusia termasuk bahasa sinyal, bicara, tulisan, gerakan, dan penyiaran. Komunikasi dapat berupa interaktif, komunikasi transaktif|transaktif, komunikasi bertujuan|bertujuan, atau komunikasi tak bertujuan|tak bertujuan.
Melalui komunikasi, sikap dan perasaan seseorang atau sekelompok orang dapat dipahami oleh pihak lain. Akan tetapi, komunikasi hanya akan efektif apabila pesan yang disampaikan dapat ditafsirkan sama oleh penerima pesan tersebut.
Walaupun komunikasi sudah dipelajari sejak lama dan termasuk “barang antik”, topik ini menjadi penting khususnya pada abad 20 karena pertumbuhan komunikasi digambarkan sebagai “penemuan yang revolusioner”, hal ini dikarenakan peningkatan teknologi komunikasi yang pesat seperti radio. Televisi, telepon, satelit dan jaringan komuter seiring dengan industrialisasi bidang usaha yang besar dan politik yang mendunia. Komunikasi dalam tingkat akademi mungkin telah memiliki departemen sendiri dimana komunikasi dibagi-bagi menjadi komunikasi masa, komunikasi bagi pembawa acara, humas dan lainnya, namun subyeknya akan tetap. Pekerjaan dalam komunikasi mencerminkan keberagaman komunikasi itu sendiri.

Proses komunikasi

Secara ringkas, proses berlangsungnya komunikasi bisa digambarkan seperti berikut.
  1. Komunikator (sender) yang mempunyai maksud berkomunikasi dengan orang lain mengirimkan suatu pesan kepada orang yang dimaksud. Pesan yang disampaikan itu bisa berupa informasi dalam bentuk bahasa ataupun lewat simbol-simbol yang bisa dimengerti kedua pihak.
  2. Pesan (message) itu disampaikan atau dibawa melalui suatu media atau saluran baik secara langsung maupun tidak langsung. Contohnya berbicara langsung melalui telepon, surat, e-mail, atau media lainnya.
media (channel) alat yang menjadi penyampai pesan dari komunikator ke komunikan.
  1. Komunikan (receiver) menerima pesan yang disampaikan dan menerjemahkan isi pesan yang diterimanya ke dalam bahasa yang dimengerti oleh komunikan itu sendiri.
  2. Komunikan (receiver) memberikan umpan balik (feedback) atau tanggapan atas pesan yang dikirimkan kepadanya, apakah dia mengerti atau memahami pesan yang dimaksud oleh si pengirim

Model-model komunikasi

Dari berbagai model komunikasi yang sudah ada, di sini akan dibahas tiga model paling utama, serta akan dibicarakan pendekatan yang mendasarinya dan bagaimana komunikasi dikonseptualisasikan dalam perkembangannya.

Model Komunikasi Linear

Model komunikasi ini dikemukakan oleh Claude Shannon dan Warren Weaver pada tahun 1949 dalam buku The Mathematical of Communication. Mereka mendeskripsikan komunikasi sebagai proses linear karena tertarik pada teknologi radio dan telepon dan ingin mengembangkan suatu model yang dapat menjelaskan bagaimana informasi melewati berbagai saluran (channel). Hasilnya adalah konseptualisasi dari komunikasi linear (linear communication model). Pendekatan ini terdiri atas beberapa elemen kunci: sumber (source), pesan (message) dan penerima (receiver). Model linear berasumsi bahwa seseorang hanyalah pengirim atau penerima. Tentu saja hal ini merupakan pandangan yang sangat sempit terhadap partisipan-partisipan dalam proses komunikasi. Suatu konsep penting dalam model ini adalah gangguan (noise), yakni setiap rangsangan tambahan dan tidak dikehendaki yang dapat mengganggu kecermatan pesan yang disampaikan. Gangguan ini selalu ada dalam saluran bersama sebuah pesan yang diterima oleh penerima. 

 

Model Interaksional

Model interaksional dikembangkan oleh Wilbur Schramm pada tahun 1954 yang menekankan pada proses komunikasi dua arah di antara para komunikator. Dengan kata lain, komunikasi berlangsung dua arah: dari pengirim dan kepada penerima dan dari penerima kepada pengirim. Proses melingkar ini menunjukkan bahwa komunikasi selalu berlangsung.  Para peserta komunikasi menurut model interaksional adalah orang-orang yang mengembangkan potensi manusiawinya melalui interaksi sosial, tepatnya melalui pengambilan peran orang lain Patut dicatat bahwa model ini menempatkan sumber dan penerima mempunyai kedudukan yang sederajat. Satu elemen yang penting bagi model interkasional adalah umpan balik (feedback), atau tanggapan terhadap suatu pesan.

Model transaksional

Model komunikasi transaksional dikembangkan oleh Barnlund pada tahun 1970. Model ini menggarisbawahi pengiriman dan penerimaan pesan yang berlangsung secara terus-menerus dalam sebuah episode komunikasi.Komunikasi bersifat transaksional adalah proses kooperatif: pengirim dan penerima sama-sama bertanggungjawab terhadap dampak dan efektivitas komunikasi yang terjadi.Model transaksional berasumsi bahwa saat kita terus-menerus mengirimkan dan menerima pesan, kita berurusan baik dengan elemen verbal dan nonverbal. Dengan kata lain, peserta komunikasi (komunikator) melalukan proses negosiasi makna.

 

 

Sumber

http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi